Selamat Ulang Tahun Ke-32 UT. Semoga Tuhan memberi umur panjang yang penuh dengan manfaat dan kebaikan.
“Bertambah usia, artinya berkuranglah jatah hidup ini. Tetapi itu tidak mengurangi eratnya pengabdian. Bahkan seiring berjalannya waktu, pengabdian dan dharma bakti Universitas Terbuka terasa semakin kokoh dan profesional. Semoga Tuhan memberi umur panjang yang penuh dengan manfaat dan kebaikan. Dirgahayu UT ke 32”.

Friday, 4 January 2013

Traktat Nuklir

Rochimudin | Friday, 4 January 2013 | 13:22 |
Myanmar Segera Tanda Tangani Traktat Nuklir
Rabu, 21 November 2012 20:02 wib

Presiden Myanmar Thein Sein (Foto: AFP)
WASHINGTON - Presiden Myanmar Thein Sein menyatakan negaranya akan menanda tangani Traktat Anti Proliferasi Nuklir (APT). Dengan mengikuti traktat tersebut maka segala aktivitas nuklir di Myanmar nantinya akan diawasi oleh badan internasional.

Saat dikuasai oleh rezim junta militer Myanmar sempat mengutarakan keinginannya untuk mengembangkan program nuklir. Saat itu banyak pihak yang khawatir Myanmar berencana untuk memiliki senjata nuklir seperti halnya yang dilakukan oleh Korea Utara (Korut).
Korut keluar dari APT karena negara tersebut ingin mengembangkan senjata nuklir. Dalam APT, negara penandatangan dilarang mengembangkan nuklir untuk tujuan militer.

“Keputusan Myanmar tersebut sangatlah positif, ini menunjukkan keseriusan Myanmar untuk menjalankan pemerintahan yang transparan dan terbuka," ujar seorang pengamat kebijakan nuklir David Albright, seperti dikutip Associated Press, Rabu (21/11/2012).

Namun banyak juga pihak yang masih skeptis. Senator Amerika Serikat (AS) Richard Lugar, meminta Myanmar untuk membuka dahulu bentuk hubungannya dengan Korut, khususnya dalam program pengembangan nuklir.

Pada Tahun 2008 Pemerintah Myanmar diketahui melakukan konsultasi dengan pejabat Korut yang menjadi kepala program pengembangan nuklir di negara pimpinan Kim Jong Un tersebut. Namun Presiden AS Barack Obama menyatakan, hubungan Myanmar dengan Korut hanyalah sebatas perdagangan senjata dalam skala kecil.

Saat ini Myanmar sedang menjalankan proses reformasi untuk menjadi negara yang lebih demokratis. Presiden Thein Sein melakukan kebijakan reformis seperti pembebasan tahan politik dan masuknya warga sipil ke pemerintahan yang sebelumnya dikuasai sepenuhnya oleh militer.

Pihak barat pun langsung menunjukkan dukungannya terhadap perubahan di negara Asia Tenggara itu. Termasuk juga Obama yang mengunjungi negara tersebut Senin 19 November lalu, kunjungan tersebut merupakan pertama kalinya dilakukan Presiden AS ke Myanmar.(faj)
Sumber:  http://international.okezone.com/read/2012/11/21/411/721348/myanmar-segera-tanda-tangani-traktat-nuklir

Get free daily email updates!

Follow us!


Ditulis Oleh: Rochimudin ~ Untuk Pendidikan Indonesia

Artikel Traktat Nuklir Semoga bermanfaat. Terimakasih atas kunjungan dan kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar baik FB comment maupun comment di blog. Sebaiknya berikan comment selain di FB comment agar cepat teridentifikasi.

Artikel Berkaitan:

2 comments:

  1. saya setuju dengan tindakan negar Myanmar untuk menandatangani Traktat Anti Poliferasi Nuklir, karena dengan ikutnya Myanmar dalam APT maka berkurang juga ancaman bahaya nuklir di muka bumi ini.
    Chandra Adi Wicaksono

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, terlebih lagi kalau negara pemilik nuklir terbanyak seperti AS, Korut, Perancis, Rusia, Jepang, dll mau meratifikasi.

      Delete

    Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
//