SELAMAT DATANG & SELAMAT MENIKMATI BLOG INI. SEMOGA BERMANFAAT.
“Kami menggoyangkan langit, menggemparkan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita”. (Soekarno)

Kamis, 20 Desember 2012

Soal UAS XI: Partisipasi Politik Non Konvensional

Rochimudin | Kamis, 20 Desember 2012 | 10.36 |
Soal Uraian No. 1 UAS Kelas XI Smt. 1 2012/2013
Bentuk partisipasi non konvensional dibagi dalam berbagai bentuk. Sebutkan 5 bentuk partisipasi politik masyarakat yang termasuk non konvensional!
Jawaban:
5 bentuk partisipasi politik masyarakat yang termasuk kategori non konvensional antara lain:
  1. pengajuan petisi
  2. demonstrasi
  3. konfrontasi
  4. mogok 
  5. tindakan kekerasan terhadap harta benda atau manusia

Penjelasan:
Pengajuan petisi 
      Adalah (surat) permohonan resmi kepada pemerintah. Contoh Petisi 50, Petisi Sutardjo.Petisi Soetardjo adalah sebutan untuk petisi yang diajukan oleh Soetardjo Kartohadikoesoemo, pada 15 Juli 1936, kepada Ratu Wilhelmina serta Staten Generaal (parlemen) di negeri Belanda.
        Petisi ini diajukan karena makin meningkatnya perasaan tidak puas di kalangan rakyat terhadap pemerintahan akibat kebijaksanaan politik yang dijalankan Gubernur Jenderal de Jonge. Petisi ini ditandatangani juga oleh I.J. Kasimo, G.S.S.J. Ratulangi, Datuk Tumenggung, dan Ko Kwat Tiong.
      Isi petisi adalah permohonan supaya diselenggarakan suatu musyawarah antara wakil-wakil Indonesia dan negeri Belanda dengan kedudukan dan hak yang sama. Tujuannya adalah untuk menyusun suatu rencana pemberian kepada Indonesia suatu pemerintahan yang berdiri sendiri (otonom) dalam batas Undang-undang Dasar Kerajaan Belanda. Pelaksanaannya akan berangsur-angsur dijalankan dalam waktu sepuluh tahun atau dalam waktu yang akan ditetapkan oleh sidang permusyawarahan. 

Demonstrasi
Contoh demo BBM di salatiga
        Pernyataan protes yang dikemukakan secara massal; unjuk rasa. Unjuk rasa atau demonstrasi ("demo") juga berarti sebuah gerakan protes yang dilakukan sekumpulan orang di hadapan umum. Unjuk rasa biasanya dilakukan untuk menyatakan pendapat kelompok tersebut atau penentang kebijakan yang dilaksanakan suatu pihak atau dapat pula dilakukan sebagai sebuah upaya penekanan secara politik oleh kepentingan kelompok.


Konfrontasi
Cara menentang musuh atau kesulitan dengan berhadapan langsung dan terang-terangan.

Mogok

Artinya:
  • tidak mau bekerja (berbuat) sebagaimana biasanya (mogok kerja)
  • mogok dengan menghentikan kegiatan, pekerjaan karena adanya tuntutan yang tidak dipenuhi oleh pihak perusahaan atau tempat bekerja.
  • tidak mau makan sebagai protes (mogok makan)
Tindakan kekerasan terhadap harta benda atau manusia
Yaitu protes atau menyampaikan pendapat dengan cara kekerasan agar pendapatnya lebih diperhatikan.

Get free daily email updates!

Follow us!


Ditulis Oleh: Rochimudin ~ Untuk Pendidikan Indonesia

Artikel Soal UAS XI: Partisipasi Politik Non Konvensional Semoga bermanfaat. Terimakasih atas kunjungan dan kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar baik FB comment maupun comment di blog. Sebaiknya berikan comment selain di FB comment agar cepat teridentifikasi.

Artikel Berkaitan:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

    Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

//