SELAMAT DATANG & SELAMAT MENIKMATI BLOG INI. SEMOGA BERMANFAAT.
“Kami menggoyangkan langit, menggemparkan darat, dan menggelorakan samudera agar tidak jadi bangsa yang hidup hanya dari 2½ sen sehari. Bangsa yang kerja keras, bukan bangsa tempe, bukan bangsa kuli. Bangsa yang rela menderita demi pembelian cita-cita”. (Soekarno)

Kamis, 31 Januari 2013

RPP Menganalisis sistem hukum dan peradilan internasional

Rochimudin | Kamis, 31 Januari 2013 | 22.39 |
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN  (RPP)

Nama Sekolah             :    SMA Negeri 5 Semarang
Kelas / Semester         :    XI IPA-IPS / 2
Mata Pelajaran            :    Pendidikan Kewarganegaraan
Alokasi Waktu            :    18 X 45 menit

A.      Standar Kompetensi       :  
5. Menganalisis sistem hukum dan peradilan internasional
B.      Kompetensi Dasar          :  
5.1 Mendeskripsikan sistem hukum dan peradilan internasional 
5.2 Menjelaskan penyebab timbulnya sengketa internasional dan cara penyelesaian oleh mahkamah internasional
5.3 Menghargai putusan mahkamah internasional 
C.      Indikator Pencapaian Kompetensi:
1.     Mengemukakan makna hukum internasional
2.     Menjelaskan asas-asas hukum internasional
3.     Mengidentifikasi sumber-sumber hukum internasional
4.     Mengidentifikasikan subyek-subyek hukum internasional
5.     Mendeskripsikan peranan lembaga peradilan internasional
6.     Mengdeskripsikan kewenangan Mahkamah Internasional
7.     Mendeskripsikan kendala yang dihadapi Mahkamah Internasional dalam memerankan sebagai lembaga peradilan internasional
8.     Mengidentifikasi penyebab timbulnya sengketa internasional
9.     Mengidentifikasi cara manyelesaikan sengketa internasional sesuai ketentuan baik ditinjau dari aspek politik, sosiologi, ekonomi dan hukum
10.    Memberikan contoh penyelesaian sengketa internasional melalui jasa baik konsiliasi, arbitrase dan melalui mahkamah internasional yang dilaksanakan secara konsisten dan dengan penuh tanggung jawab
11.    Mendeskripsikan prosedur mahkamah internasional dalam penyelesaian masalah internasional
12.    Mengidentifikasi sistematika keputusan mahkamah internasional
13.    Menjelaskan dampak suatu negara yang tidak mematuhi keputusan mahkamah internasional
14.    Menunjukkan contoh sikap menghargai keputusan mahkamah internasional

D.      Tujuan Pembelajaran   
Melalui diskusi yang demokratis peserta didik dapat:
1.     Mengemukakan makna hukum internasional
2.     Menjelaskan asas-asas hukum internasional
3.     Mengidentifikasi sumber-sumber hukum internasional
4.     Mengidentifikasikan subyek-subyek hukum internasional
5.     Mendeskripsikan peranan lembaga peradilan internasional
6.     Mengdeskripsikan kewenangan Mahkamah Internasional
7.     Mendeskripsikan kendala yang dihadapi Mahkamah Internasional dalam memerankan sebagai lembaga peradilan internasional
8.     Mengidentifikasi penyebab timbulnya sengketa internasional
9.     Mengidentifikasi cara manyelesaikan sengketa internasional sesuai ketentuan baik ditinjau dari aspek politik, sosiologi, ekonomi dan hukum
10.  Memberikan contoh penyelesaian sengketa internasional melalui jasa baik konsiliasi, arbitrase dan melalui mahkamah internasional yang dilaksanakan secara konsisten dan dengan penuh tanggung jawab
11.  Mendeskripsikan prosedur mahkamah internasional dalam penyelesaian masalah internasional
12.  Mengidentifikasi sistematika keputusan mahkamah internasional
13.  Menjelaskan dampak suatu negara yang tidak mematuhi keputusan mahkamah internasional
14.  Menunjukkan contoh sikap menghargai keputusan mahkamah internasional
15.  Membuat perbandingan hukum internasional dengan hukum nasional
16.  Membuat contoh kesepakatan dalam menyelesaikan konflik Internasional
17.  Menganalisis hubungan hukum internasional dengan hukum nasional
18.  Menjelaskan pentingnya hidup berdampingan secara damai

E.      Materi Ajar       
Pertemuan 1 :

1.   Makna hukum internasional
2.   Konsep dasar hukum internasional
3.   Asas asas hukum internasional
4.   Sumber-sumber hukum internasional
5.   Subjek-subjek hukum internasional
6.   Lembaga peradilan Internasional

Pertemuan 2 :
1.   Penyebab timbulnya sengketa internasional
2.   Macam-macam sengketa internasional

Pertemuan 3 :
1.     Cara menyelesaikan masalah-masalah (sengketa) internasional
a.        Jasa-jasa baik
b.       Konsiliasi
b.       Komisi Penyelidik
c.       Pewasitan (Arbitrasi)
d.       Mahkamah Internasional
2.     Sanksi internasional dalam menyelesaikan masalah-masalah (sengketa) internasional

Pertemuan 4 :
1.   Struktur Organisasi Mahkamah Internasional
2.   Mekanisme kerja Mahkamah Internasional

Pertemuan 5 :
1.   Keputusan Mahkamah Internasional
2.   Dampak suatu negara yang tidak mematuhi keputusan mahkamah internasional

Pertemuan 6:
  1. Konflik Internasional dan upaya penyelesaiannya
  2. Hukum Damai dan Perang
      Pertemuan 7:
  1. Hukum Internasional dan Hukum Nasional
  2. Hubungan Hukum Internasional dan Hukum Nasional

Pertemuan 8:
1.     Prinsip Hidup Berdampingan secara damai
2.     Pembangunan Dunia

Pertemuan 9:
  1. Peranan RI dalam usaha mewujudkan perdamaian dunia.
F.       Model/pendekatan/metode pembelajaran
·      Inkuiri
·      Diskusi
·      Tanya Jawab
·      Model Pembelajaran yang digunakan adalah:
Pertemuan pertama
dan kedua diskusi kelompok.
Pertemuan ke tiga debat
Pertemuan ke empat diskusi kelompok.
Pertemuan ke lima kartu pesan.
Pertemuan ke 6: diskusi kasus (problem solving).
Pertemuan ke 7: miss and match.
Pertemuan ke 8: TTS.
Pertemuan ke 9: Studi Dokumenter


G. Kegiatan Pembelajaran
     Pertemuan Pertama (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
1.  Guru mengecek kesiapan kelas dalam pem belajaran dengan: mengabsen siswa dan memeriksa kebersihan kelas.
2.   Menyampaikan tujuan kompetensi dan cakupan materi yang akan dipelajari
3.   Menyampaikan aturan penilaian ketuntasan belajar
Motivasi:
a. Menginformasikan KD dan tujuan pem- belajaran yang akan dicapai dalam pembelajaran.

Disiplin         Menghargai                 Cinta tanah air
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
o  Siswa membaca konsep dasar, azas, sumber dan subjek hukum internasional serta peradilan internasional.
o  Siswa membentuk kelompok sesuai dengan instruksi guru

Elaborasi:
o   Siswa berdiskusi tentang konsep dasar, azas, sumber dan subjek hukum internasional serta peradilan internasional.
o   Mempresentasikan hasil diskusi

Konfirmasi:
o   Memberikan umpan balik dan penguatan terhadap materi yang telah di pelajari siswa
o   Meminta siswa untuk merefleksi atas pembelajaran yang telah dialaminya
Disiplin         Menghargai                Cinta tanah air
65’


(25’)






(35’)






(10’)


3
Penutup:
a.   Memberikan tugas untuk pertemuan beri- kutnya
b.   Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
c. Mengakhiri pelajaran dengan pesan dan salam
Disiplin         Menghargai                Cinta tanah air
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’


      Pertemuan Kedua (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
a.  Guru mengecek kesiapan kelas dalam pem belajaran dengan: mengabsen siswa dan memeriksa kebersihan kelas.
b.   Guru menyampaikan pokok materi pem- bahasan.
c.   Menyampaikan tujuan dan cakupan mate- ri yang akan dipelajari pada pertemuan yang bersangkutan
d.   Menanyakan materi sebelumnya
e.  Guru menayangkan video contoh sengketa internasional
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
a.      Siswa memperhatikan peta konsep yang ditampilkan oleh guru lewat Power Point atau dijelaskan di papan tulis.
b.   Siswa memperlihatkan beberapa berita atau artikel tentang sengketa  internasional
c.     Siswa memberikan pendapat secara lisan.
d. Siswa berdiskusi tentang jenis-jenis sengketa internasional.
Elaborasi:
a.       Guru memimpin forum diskusi tentang jenis  internasional.
b.       Setiap siswa diminta aktif berdiskusi.
c.       Guru memberi perbandingan sesuai dengan konsep yang telah disediakan.
Konfirmasi:
a.       Siswa dapat bertanya tentang materi apabila belum jelas atau mempunyai pertanyaan setelah diskusi.
b.       Siswa dengan dibimbing oleh guru membuat simpulan tentang jenis-jenis sengketa internasional.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
65’


(25’)











(35’)






(10’)

3
Penutup:
a.       Siswa melakukan refleksi manfaat mempelajari jenis-jenis sengketa internasional.
b.       kemudian membuat komitmen bersama.
c.       Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’



Pertemuan Ketiga (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
a.       Guru mengecek kesiapan kelas dalam pembelajaran dengan: mengabsen siswa dan memeriksa kebersihan kelas.
b.       Guru menyampaikan pokok materi pembahasan.
c.       Menyampaikan tujuan dan cakupan materi yang akan dipelajari pada pertemuan yang bersangkutan
d.       Guru memberikan penjelasan tentang model debat internasional.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
a.       Siswa memperhatikan peta konsep yang ditampilkan oleh guru lewat Power Point atau dijelaskan di papan tulis.
b.       Siswa memperlihatkan beberapa berita atau artikel tentang sanksi internasional dalam menyelesaikan masalah-masalah internasional.
c.       Siswa memberikan pendapat secara lisan.
d.       Guru membagi kelompok debat tentang jenis-jenis sengketa internasional dan cara penyelesaiannya.

Elaborasi:
a.       Guru memimpin forum debat.
b.       Setiap siswa diminta aktif berdiskusi dan debat.
c.       Dari simpulan jawaban dicatat di papan, siswa membuat kesimpulan awal.
d.       Guru memberi perbandingan sesuai dengan konsep yang telah disediakan.

Konfirmasi:
a.       Siswa dapat bertanya tentang materi apabila belum jelas atau mempunyai pertanyaan setelah diskusi.
b.       Siswa dengan dibimbing oleh guru membuat simpulan tentang sanksi internasional dalam menyelesaikan masalah-masalah internasional.

Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
65’


(25’)













(35’)









(10’)


3
Penutup:
a.       Siswa melakukan refleksi manfaat mempelajari jenis-jenis cara penyelesaian dan saksi internasional.
b.       kemudian membuat komitmen bersama.
c.       Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’


Pertemuan Ke empat (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
a.   Guru mengecek kesiapan kelas dalam pembelajaran dengan: mengabsen siswa dan memeriksa kebersihan kelas.
b.   Guru menyampaikan pokok materi pembahasan.
c.   Menyampaikan tujuan dan cakupan materi yang akan dipelajari pada pertemuan yang bersangkutan
d.   Menanyakan materi sebelumnya
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
a.   Siswa memperhatikan peta konsep yang ditampilkan oleh guru lewat Power Point atau dijelaskan di papan tulis.
b.   Siswa memperlihatkan beberapa berita atau artikel tentang struktur organisi mahkamah internasional.
c.   Siswa memberikan pendapat secara lisan.
d.   Siswa berdiskusi tentang peran mahkamah internasional.

Elaborasi:
a.   Guru memimpin forum diskusi tentang jenis  internasional.
b.   Setiap siswa diminta aktif berdiskusi.
c.   Dari simpulan jawaban dicatat di papan, siswa membuat kesimpulan awal.
d.   Guru memberi perbandingan sesuai dengan konsep yang telah disediakan.

Konfirmasi:
a.   Siswa dapat bertanya tentang materi apabila belum jelas atau mempunyai pertanyaan setelah diskusi.
b.   Siswa dengan dibimbing oleh guru membuat simpulan tentang peran mahkamah internasional.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
65’


(25’)











(35’)









(10’)


3
Penutup:
a.   Siswa melakukan refleksi manfaat mempelajari peran mahkamah internasional.
b.   kemudian membuat komitmen bersama.
c.   Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’


Pertemuan Ke lima (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
a.   Guru mengecek kesiapan kelas dalam pembelajaran dengan mengabsen siswa.
b.   Guru menyampaikan pokok materi pembahasan.
c.   Menyampaikan tujuan dan cakupan materi yang akan dipelajari pada pertemuan yang bersangkutan
d.   Menanyakan materi sebelumnya

Berpikir kritis dan inovatif, demokratis
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
a.   Siswa memperhatikan peta konsep yang ditampilkan oleh guru lewat Power Point atau dijelaskan di papan tulis.
b.   Guru menggunakan pembelajaran kooperatif metode make and match.
c.   Guru menyiapkan kartu yang berisi pesan-pesan yang terkait dengan materi penyebab timbulnya sengketa internasional,cara penyelesaian masalah-masalah sengketa internasional dan contoh penyelesaian masalah internasional.
d.   Setiap peserta didik mengambil satu buah kartu yang telah disiapkan.
e.   Peserta didik diminta untuk memberikan pendapatnya atas kartu yang diambilnya dengan menuliskan jawaban atau pendapat di sebaliknya.
f.    Peserta didik diminta mencari teman yang mempunyai pasangan dari kartunya dan membentuk kelompok kecil.
g.   Kelompok kecil mendiskusikan pasangan kartu mereka dan merumuskan hasil diskusi mereka.

Elaborasi:
a.   Guru memimpin forum diskusi tentang putusan mahkamah internasional.
b.   Dari simpulan jawaban dicatat di papan, siswa membuat kesimpulan awal.
c.   Guru memberi perbandingan sesuai dengan konsep yang telah disediakan.

Konfirmasi:
a.   Siswa dapat bertanya tentang materi apabila belum jelas atau mempunyai pertanyaan setelah diskusi.
b.   Siswa dengan dibimbing oleh guru membuat simpulan tentang putusan mahkamah internasional.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
65’


(25’)












(35’)








(10’)


3
Penutup:
a.   Siswa melakukan refleksi manfaat mempelajari peran mahkamah internasional.
b.   kemudian membuat komitmen bersama.
c.   Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’


Pertemuan Ke 6 (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
a.   Guru mengecek kesiapan kelas dalam pembelajaran dengan mengabsen siswa.
b.   Guru menyampaikan pokok materi pembahasan sengketa, hukum perang dan damai.
c.   Menyampaikan tujuan dan cakupan materi yang akan dipelajari pada pertemuan yang bersangkutan.
d.   Bersama meneriakan yel-yel dan kata-kata mutiara/motivasi.

Berpikir kritis dan inovatif, demokratis
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
a.   Siswa memperhatikan peta konsep yang ditampilkan oleh guru lewat Power Point atau dijelaskan di papan tulis.
b.   Guru menggunakan pembelajaran kooperatif metode problem solving.
c.   Guru menyiapkan kartu yang berisi sengketa internasional, cara penyelesaian masalah-masalah sengketa internasional.
d.   Setiap kelompok mengambil satu buah kartu masalah yang telah disiapkan. Kelompok lain mengambil kartu solusi.
e.   Kelompok diminta untuk memberikan jawaban dengan memilih jawaban pada kartu solusi.
f.    Peserta didik diminta mencari teman yang mempunyai pasangan dari kartunya dan membentuk kelompok kecil.
g.   Kelompok kecil mendiskusikan pasangan kartu mereka dan merumuskan hasil diskusi mereka.

Elaborasi:
a.   Guru memimpin forum diskusi tentang putusan mahkamah internasional.
b.   Dari simpulan jawaban dicatat di papan, siswa membuat kesimpulan awal.
c.   Guru memberi perbandingan sesuai dengan konsep yang telah disediakan.

Konfirmasi:
a.   Siswa dapat bertanya tentang materi apabila belum jelas atau mempunyai pertanyaan setelah diskusi.
b.   Siswa dengan dibimbing oleh guru membuat simpulan tentang sengketa internassional dan hukum perang dan damai.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
65’


(25’)












(35’)









(10’)


3
Penutup:
a.   Siswa melakukan refleksi manfaat mempelajari sengketa internassional dan hukum perang dan damai, kemudian membuat komitmen bersama.
b.   Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’


Pertemuan Ke 7 (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
a.   Guru mengecek kesiapan kelas dalam pembelajaran dengan mengabsen siswa.
b.   Guru menyampaikan pokok materi hukum nasional dan hukum internasional.
c.   Menyampaikan tujuan dan cakupan materi yang akan dipelajari pada pertemuan yang bersangkutan.
d.   Bersama meneriakan yel-yel dan kata-kata mutiara/motivasi.

Berpikir kritis dan inovatif, demokratis
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
a.   Siswa memperhatikan peta konsep yang ditampilkan oleh guru lewat Power Point atau dijelaskan di papan tulis.
b.   Guru menggunakan pembelajaran kooperatif metode miss and match.
c.   Guru menyiapkan kartu tabel yang berisi masalah hukum nasional atau internasional, contoh perkara hukum.
d.   Setiap kelompok mengambil satu buah kartu tabel dan mengisinya dengan mengelompokan masalah hukum nasional ataukah internasional.
e.   Kelompok diminta untuk memberikan jawaban pada kertas kerja.
f.    Kelompok mendiskusikan kartu mereka dan merumuskan hasil diskusi mereka.

Elaborasi:
a.   Guru memimpin forum diskusi tentang penggolongan hukum nasional dan internasional.
b.   Dari simpulan jawaban dicatat di papan, siswa membuat kesimpulan awal.
c.   Guru memberi perbandingan sesuai dengan konsep yang telah disediakan.

Konfirmasi:
a.   Siswa dapat bertanya tentang materi apabila belum jelas atau mempunyai pertanyaan setelah diskusi.
b.   Siswa dengan dibimbing oleh guru membuat simpulan tentang penggolongan hukum nasional dan internasional.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
65’


(25’)

















(35’)









(10’)


3
Penutup:
a.   Siswa melakukan refleksi manfaat mempelajari sengketa internassional dan hukum perang dan damai, kemudian membuat komitmen bersama.
b.   Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
Berpikir kritis dan inovatif, demokratis dan menghargai
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’


Pertemuan Ke 8 (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
a.   Guru mengecek kesiapan kelas dalam pembelajaran dengan mengabsen siswa.
b.   Guru menyampaikan pokok materi prinsip hidup berdampingan secara damai dan pembangunan dunia.
c.   Menyampaikan tujuan dan cakupan materi yang akan dipelajari pada pertemuan yang bersangkutan.
d.   Bersama meneriakan yel-yel dan kata-kata mutiara/motivasi.

Berpikir kritis dan inovatif, toleransi
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
a.   Siswa membaca modul dan buku paket.
b.   Guru menggunakan pembelajaran kooperatif metode membuat TTS dan mengerjakannya.
c.   Guru menyiapkan kertas HVS untuk pembuatan TTS atau kelompok kecil siswa mengerjakan menggunakan Laptop.
d.   Setiap kelompok membuat TTS selama 45 menit.
e.   Setelah selesai, TTS akan dikerjakan oleh kelompok lain.
f.    Kelompok mendiskusikan hasil jawaban.

Elaborasi:
a.   Guru memimpin forum diskusi..
b.   Setiap kelompok menjelaskan permasalahan soal yang belum bisa dijawabnya. Kelompok lain membantu menjawab.
c.   Guru memberikan nilai.
d.   Guru memberi perbandingan sesuai dengan konsep yang telah disediakan.

Konfirmasi:
a.   Siswa dapat bertanya tentang materi apabila belum jelas atau mempunyai pertanyaan setelah diskusi.
b.   Siswa dengan dibimbing oleh guru membuat simpulan.
Cerdas dan toleransi
65’


(25’)















(35’)









(10’)
3
Penutup:
a.   Siswa melakukan refleksi manfaat mempelajari sengketa internassional dan hukum perang dan damai, kemudian membuat komitmen bersama.
b.   Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
c.   Meneriakan komitmen dan motivasi penutup.
Berpikir kritis dan inovatif,  dan menghargai
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’

Pertemuan Ke 9 (2 X 45’)
      No
Kegiatan
Nilai Karakter
Alokasi Waktu
1.
Kegiatan Awal (Apersepsi) :
a.   Guru mengecek kesiapan kelas dalam pembelajaran dengan mengabsen siswa.
b.   Guru bertanya jawab tentang peranan RI dalam usaha perdamaian dunia.
c.   Menyampaikan tujuan dan cakupan materi yang akan dipelajari pada pertemuan yang bersangkutan.
d.   Bersama meneriakan yel-yel dan kata-kata mutiara/motivasi.

Berpikir kritis dan inovatif, toleransi
15’
2
Kegiatan Inti:
Eksplorasi:
a.   Siswa bersiap-siap film dokumenter.
b.   Guru membagi lembar kerja siswa untuk diisi setelah atau ketika menyaksikan film dokumenter.
c.   Penayangan film tidak sekaligus, namun dengan tahap demi tahap dan judul demi judul.
d.   Setiap siswa mengisi lembar kerja ketika jeda film.

Elaborasi:
a.   Guru memimpin forum diskusi.
b.   Setiap siswa mengumpulkan LKS yang telah diisi.
c.   Siswa menanyakan ke guru tentang soal yang tidak bisa dikerjakan berdasarkan tayangan film tersebut..
d.   Guru memberi perbandingan sesuai dengan konsep yang telah disediakan.

Konfirmasi:
a.   Siswa dapat bertanya tentang materi apabila belum jelas atau mempunyai pertanyaan setelah diskusi.
b.   Siswa dengan dibimbing oleh guru membuat simpulan.
Cerdas dan toleransi
65’


(25’)









(35’)









(10’)


3
Penutup:
a.   Siswa melakukan refleksi manfaat mempelajari peran RI dalam usaha perdamaian dunia, kemudian membuat komitmen bersama.
b.   Memberikan umpan balik terhadap proses pembelajaran.
c.   Meneriakan komitmen dan motivasi penutup.
Berpikir kritis dan inovatif,  dan menghargai
5’
Jumlah keseluruhan waktu
90’

A.      Sumber dan Alat Pembelajaran
Sumber:
a.    Tim Penulis. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XI. Semarang: Pemkot Semarang.
b.   Chotip, dkk. 2007. Kewarganegaraan 2 Menuju Masyarakat Madani. Jakarta: Yudhistira.
c.    Sujiyanto dan Muhlisin. 2007. Praktik Belajar Kewarganegaraan untuk SMA Kelas XI. Jakar- ta: Ganeca Exact.
d.   Tim Penyusun. 2013. LKS Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XI. Semarang: MGMP.
e.    www.metrotvnews.com
f.    www.youtube.com
g.   Arsip nasional Jakarta

Alat Pembelajaran:
1.       Komputer
2.       LCD
3.       Lembar Kerja Siswa
4.       Kartu Masalah dan Kartu Solusi

B.      Penilaian
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik
Bentuk Instrumen
Contoh Instrumen
1.      Mengemukakan makna hukum internasional
2.    Menjelaskan asas-asas hukum internasional
3.        Mengidentifikasi sumber sumber hukum internasional
4.        Mengidentifikasikan subyek-subyek hukum internasional
5.        Mendeskripsikan peranan lembaga peradilan internasional
6.        Mengdeskripsikan kewenangan Mahkamah Internasional
7.        Mendeskripsikan kendala yang dihadapi Mahkamah Internasional dalam memerankan sebagai lembaga peradilan internasional
8.        Mengidentifikasi penyebab timbulnya sengketa internasional
9.        Mengidentifikasi cara manyelesaikan sengketa internasional sesuai ketentuan baik ditinjau dari aspek politik, sosiologi, ekonomi dan hukum
10.     Memberikan contoh penyelesaian sengketa internasional melalui jasa baik konsiliasi, arbitrase dan melalui mahkamah internasional yang dilaksanakan secara konsisten dan dengan penuh tanggung jawab
11.     Mendeskripsikan prosedur mahkamah internasional dalam penyelesaian masalah internasional
12.     Mengidentifikasi sistematika keputusan mahkamah internasional
13.     Menjelaskan dampak suatu negara yang tidak mematuhi keputusan mahkamah internasional
14.     Menunjukkan contoh sikap menghargai keputusan mahkamah internasional
15.     Membuat perbandingan hukum internasional dengan hukum nasional
16.     Membuat contoh kesepakatan dalam menyelesaikan konflik Internasional
17.     Menganalisis hubungan hukum internasional dengan hukum nasional
18.     Menjelaskan pentingnya hidup berdampingan secara damai


·     Tes tertulis

·     Uraian


·     Lampiran 1




Mengetahui,                                                              Semarang, 2 Januari 2013
Kepala SMA Negeri 5 Semarang                              Mata Pelajaran



Drs. Waino S, S.Pd, M.Pd.                                       Rochimudin, S.Pd
NIP.  19550701 198703 1 003                                  NIP. 19760121 200701 1 015

Get free daily email updates!

Follow us!


Ditulis Oleh: Rochimudin ~ Untuk Pendidikan Indonesia

Artikel RPP Menganalisis sistem hukum dan peradilan internasional Semoga bermanfaat. Terimakasih atas kunjungan dan kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar baik FB comment maupun comment di blog. Sebaiknya berikan comment selain di FB comment agar cepat teridentifikasi.

Related Post:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

    Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

//