Selamat Ulang Tahun Ke-32 UT. Semoga Tuhan memberi umur panjang yang penuh dengan manfaat dan kebaikan.
“Bertambah usia, artinya berkuranglah jatah hidup ini. Tetapi itu tidak mengurangi eratnya pengabdian. Bahkan seiring berjalannya waktu, pengabdian dan dharma bakti Universitas Terbuka terasa semakin kokoh dan profesional. Semoga Tuhan memberi umur panjang yang penuh dengan manfaat dan kebaikan. Dirgahayu UT ke 32”.

Tuesday, 18 December 2012

Modul Pentingnya Sosialisasi Politik

Rochimudin | Tuesday, 18 December 2012 | 07:49 |

Modul Budaya Politik (pertemuan 3)
Mapel PKN Kelas XI Semester 1

Standar Kompetensi :
1. Menganalisis budaya politik di Indonesia

Kompetensi Dasar :
Mendeskripsikan pentingnya sosialisasi pengembangan budaya politik

Indikator Pencapaian Kompetensi:

1.    Mendeskripsikan makna sosialisasi kesadaran politik.
2.    Menguraikan mekanisme sosialisasi pengembangan budaya politik.
3.    Mengidentifikasikan fungsi partai politik.

Tujuan Pembelajaran :
Dengan berdiskusi perserta didik dapat:
  1. Mendeskripsikan makna sosialisasi kesadaran politik.
  2. Menguraikan mekanisme sosialisasi pengembangan budaya politik.
  3. Mengidentifikasikan fungsi partai politik.

Petunjuk Belajar Menggunakan Modul:
  1. Dengan modul ini diharapkan siswa dapat belajar secara mandiri konsep budaya politik tanpa atau dengan bimbingan guru.
  2. Modul ini dikembangkan dari konsep yang mudah ke yang sulit, dari konsep nyata ke konsep yang abstrak dan dari konsep yang sederhana ke konsep yang rumit.
  3. Belajarlah secara berkelompok dengan anggota kelompok maksimal 6 orang.
  4. Baca baik-baik Standar Kompetensi (SK), Kompetensi Dasar (KD) dan Tujuan Pembelajaran.
Prasyarat Belajar:
Sebelum mempelajari pengertian budaya politik, peserta didik diharapkan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini sebagai apersepsi:
  1. Apakah makna sosialisasi kesadaran politik?
  2. Uraikan mekanisme sosialisasi pengembangan budaya politik!
  3. Sebutkan 4 fungsi partai politik!
PENDAHULUAN
         
Keberhasilan suatu program kerja terutama yang dilaksanakan oleh pemerintah adalah bagaimana sosialisasi terhadap program kerja itu dilaksanakan sehingga masyarakat akan tahu dan bersikap. Suatu program yang baik tentu akan mendapat dukungan rakyat sehingga partisipasi dapat diwujudkan dalam budaya politik partisipan.
Berikut akan diuraikan  mengenai sosialisasi politik, mekanisme sosialisasi pengembangan budaya politik, dan fungsi partai politik.

SOSIALISASI  POLITIK
1. Pengertian sosialisasi politik :
  1. Kenneth P. Langton, Sosialisasi politik adalah cara bagaimana masyarakat meneruskan kebudayaan politiknya.
  2. Gabriel  A. Almond, Sosialisasi politik adalah proses dimana sikap-sikap politik dan pola–pola tingkah laku  diperoleh atau dibentuk, dan merupakan sarana bagi generasi muda untuk menyampaikan patokan politik dan keyakinan politik.
  3. Richard E. Dawson, sosialisasi  politik adalah pewarisan pengetahuan , nilai dan pandangan politik darimorang tua, guru dan sarana sosialisasi lainnya bagi warga baru dan yang beranjak dewasa.
  4. Dennis Kavanagh, sosialisasi politik adalah istilah untuk mengganbarkan proses dimana seseorang mempelajari dan menumbuhkan pandangannya tentang politik.
  5. Ramlan Surbakti, sosialisasi politik adalah proses pembentukan sikap dan orientasi politik anggota masyarakatnya.
  6. Alfian, sosialisasi Politik adalah usaha sadar untuk mengubah proses  sosialisasi politik masyarakat, sehingga mereka mengalami dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam suatu sistem politik yang ideal yang hendak dibangun.
Sosialisasi politik dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya:

  1. Dalam lingkungan Keluarga, orang tua bisa mengajarkan kepada anak-anak beberapa cara tingkah laku politik tertentu.  Melalui obrolan politik ringan sehingga tak disadarai telah menanamkan nilai-nilai politik kepada anak-anaknya.
  2. Di lingkungan Sekolah, dengan memasukkan pendidikan kewarganegaraan. Siswa dan guru bertukar informasdi dan berinteraksi dalam membahas topik tentang politik.
  3. Di lingkungan Negara, secara hati-hati bisa menyebarkan dan menanamkan ideologi-ideologi resminya.
  4. Di lingkungan Partai politik, salah satu fungsi partai politik adalah dapat memainkan perannya sebagai sosioalisasi politik. Artinya parpol itu telah merekrut anggota atau kader danpartisipannya secara periodik. Partai politik harus mampu menciptakan kesan atau image memperjuangkan kepentingan umum.
 Menurut Ramlan Surbakti ada dua macam sosialisasi politik dilihat dari metode penyampaian pesan :

  1. Pendidikan Politik, yaitu proses dialogis diantara pemberi dan penerima pesan.  Dari sini anggota masyarakat mempelajari simbol politik negaranya, norma maupun nilai politik.
  2. Indoktrinasi Politik, yaitu proses sepihak ketika penguasa memobilisasi dan memanipulasi warga masyarakat untuk menerima nilai, norma dan simbol yang dianggap pihak berkuasa sebagai ideal dan baik.  
 Dalam upaya pengembangan budaya politik, sosialisasi politik sangat penting karena dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa, serta dapat memelihara  kebudayaan politik suatu bangsa, penyampaian  dari generasi tua ke generasi muda, dapat pula sosialisasi politik dapat mengubah kebudayaan politik.
 Menurut Gabriel A. Almond, sosialisasi politik dapat membentuk dan mentransmisikan kebudayaan politik suatu bangsa dan mememlihara kebudayaan politik suatu bangsa dengan bentuk penyampaian dari generasi tua kepada generasi muda.  Terdapat  6 sarana atau agen sosialisasi politik menurut Mochtar Masoed dan Colin MacAndrews, adalah :

Keluarga  yaitu lembaga pertama yang dijumpai sesorang individu saat lahir.  Dalam keluarga anak ditanamkan sikap patuh dan hormat yang mungkin dapat mempengaruhi sikap seseorang dalam sistem politik setelah dewasa. 
Sekolah  yaitu sekolah sebagai agen sosialisasi politik memberi pengetahuan bagi kaum muda tentang dunia politik dan peranan mereka di dalamnya.  Disekolah memberi kesadaran pada anak tentang pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara, cinta tanah air. 
Kelompok bermain yaitu kelompok bermain masa anak-anak yang dapat membentuk sikap politik seseorang, kelompok bermain saling memiliki ikatan erat antar anggota bermain. Seseorang dapat melakukan tindakan tertentu karena temannya melakukan hal itu. 
Tempat kerja yaitu organisasi formal maupun nonformal yang dibentuk atas dasar pekerjaan seperti serikat kerja, sderikat buruh. Organisasi seperti ini dapat berfungsi sebagai penyuluh  di bidang politik. 
Media massa yaitu informasi tentang peristiwa yang terjadi dimana saja dengan cepat diketahui masyarakat sehingga dapat memberi pengetahuan dan informasi tentang politik. 
Kontak-kontak politik langsung yaitu pengalaman nyata yang dirasakan oleh seseorang dapat berpengaruh terhadap sikap dan keputusan politik seseorang.  Seperti diabaikan partainya, ditipu, rasa tidak aman,dll.
PARTISIPAN POLITIK     

1. Gabriel A. Almond dan Sidney Verba, budaya politik partisipatif atau disebut juga budaya politik demokrasi adalah  suatu kumpulan sistem keyakinan, sikap, norma, persepsi dan sejenisnya, yang menopang terwujudnya partisipasi.  Untuk terwujudnya partisipasi itu warga negara harus yakin akan kompetensinya  untukterlibat dalam proses politik dan pemerintah memperhatikan kepentingan rakyat agar rakyat tidak kecewa dan apatis terhadap pemerintah.

2. Ramlan Surbakti, partisipasi politik adalah keikutsertaan warga negara biasa dalam menentukan  segala keputusan yang menyangkut atau mempengaruhi hidupnya.  Ciri-cirinya adalah :
  • Perilaku warga negara yang bisa diamati bukan batiniah (sikap dan orientasi).
  • Perilaku atau kegiatan itu mempengaruhi pemerintah (pemegang kebijakan) atau prilaku yang gagal ataupun berhasil termasuk partisipasi politik.
  • Kegiatan mempengaruhui pemerintah dapat dilakukan secara :
· Langsung yaitu individu tidak menggunakan perantara dalam mempengaruhi pemerintah.
·    Tak langsung yaitu menggunakan pihak lain yang dapat meyakinkan pemerintah.

Kegiatan mempengaruhi pemerintah dapat dilakukan dengan prosedur wajar (konvensional) tidak berupa kekerasan (nonviolence) seperti: ikut memeilih dalam pemilihan umum,mengajukan petisi, melakukan kontak tatap muka, menulis surat, dll,dan ada yang melalui cara–cara diluar prosedur yang wajar (tidak Konvensional) dan berupa kekerasan (violence), seperti: demonstrasi (unjuk rasa), pembangkangan halus (golput),hura-hura, mogok, serangan senjata, gerakan-gerakan politik, dan revolusi, kudeta, makar,dll.

3. Prof. Dr. Miriam Budiardjo, partisipasi politik adalah kegiatan seseorang dalam partai politik yang mencakup semua kegiatan sukarela dimana seseorang turut dalam proses pemilihan pemimpin politik dan turut langsung atau tidak langsung dalam pembentukan kebijakan umum.
 
    PARTAI POLITIK
 
1. Prof. Dr. Miriam Budiardjo, partai politik adalah organisasi atau golongan yang berusaha untuk memperoleh dan menggunakan kekuasaan.
2. Sigmund Neuman, partai politik adalah organisasi tempat kegiatan politik yang berusaha untuk menguasai kekuasaan pemerintah serta merebut dukungan rakyat atas dasar persaingan melawan suatu golongan  atau golongan-golongan lain yang tidak sepaham.
3. Carl J. Friedrich, partai politik adalah sekelompok manusia yang terorganisir secara stabil dengan tujuan merebut atau mempertahankan penguasaan terhadap pemerintah bagi pimpinan partainya sehingga penguasaan itu memberikan mamfaat kepada anggota partainya baik bersifat ideal maupun material.

FUNGSI PARTAI POLITIK

1. Sarana komunikasi politik, yaitu penyalur aspirasi pendapat rakyat, menggabungkan berbagai macam kepentingan dan merumuskan kepentingan yang menjadi dasar kebijaksanaannya.  Upaya Partai politik dalah mencapai fungsi ini adalah :
  • Memperjuangkan aspirasi rakyat agar menjadi kebijaksanaan umum oleh pemerintah
  • Menyebarluaskan rencana-rencana dan kebijaksanaan pemerintah
  • Perantara (broker) dalam suatu bursa ide-ide
  • Bagi pemerintah  bertindak  sebagai alat  pendengar, sedangkan  bagi warga masya- rakat sebagai pengeras suara.
2.  Sarana Sosialisasi Politik, yaitusarana untuk memmberikan penanaman nilai-nilai, norma, dan sikap serta orientasi terhadap fenomena politik tertentu.  Upaya yang dilakukan untuk mencapai fungsi ini adalah :
  • Penguasaan pemerintah dengan memenangkan setiap pemilu
  • Menciptakan image bahwa ia memperjuangkan kepentingan umum
  • Menanamkan solidaritas dan tanggung jawab terhadap para anggotanya maupun anggota lain.
3. Sarana Rekrutmen Politik, yaitu mencari dan mengajakorang berbakat untuk turut aktif dalam kegiatan politik. Dengan demikian memperluas partisipasi politik. Upaya yang dilakukan parpol adalah :
  • Melalui kontak pribadi maupun persuasi
  • Menarik golongan muda untuk didddik menjadi kader di masa depan
4.  Sarana Pengatur Konflik, yaitu mengatasi berbagai macam konflik yang muncul sebagai konsekuensi dari negara demokrasi yang di dalamnya terdapat persaingan dan perbedaan pendapat.  Biasanya masalah tersebut cukup mengganggu stabilitas nasional.  Hal ini mungkin saja dimunculkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan pularitasnya.  Upaya yang dilakukan partai politik adalah :
  • Bila anggota partai politik yang memberikan informasi justru menimbulkan kegelisahan dan perpecahan masyarakat, pimpinan partai politik harus segera klarifikasi atau diselesaikan dengan baik.
  • Adanya kemungkinan anggota partai politik lebih mengejar kepentingan pribadi/golongannya, sehingga berakibat  terjadi pengkotakan politik atau konflik yang harus segera diselesaikan dengan tuntas. 
LATIHAN SOAL

Pilihlah salah satu jawaban yang tepat dengan memberi tanda silang (X) pada salah satu huruf jawaban a, b, c, d atau e pada lembar jawaban!

1.  Penyampaian visi dan misi calon pemimpin politik perlu disampaikan kepada masyarakat, agar ……
a.  rakyat dapat menilai program-program yang akan dilaksanakan
b.  disebarluaskan ke seluruh pelosok tanah air melalui media massa
c.   masyarakat merasa puas memiliki calon pemimpin yang berkualitas
d.  proses pemilihan calon pemimpin berlangsung tertib dan demokratis
e.  calon pemimpin tidak bertindak menyimpang dan sewenang-wenang


2. Sarana atau agen sosialisasi politik menurut Mochtar Masoed dan Colin MacAndrews, yaitu lembaga pertama yang dijumpai sesorang individu saat lahir. Disini anak ditanamkan sikap patuh dan hormat yang mungkin dapat mempengaruhi sikap seseorang dalam sistem politik setelah dewasa. Sarana/tempat tersebut adalah ....
a.  Masyarakat
b.  Karang taruna
c.   Sekolah
d.  Keluarga
e.  Media massa

3.   Yang bukan merupakan fungsi partai politik adalah .....
a.   Sarana pembuat kebijakan pemerintah
b.   Sarana Pengatur Konflik
c.    Sarana Rekrutmen Politik
d.   Sarana komunikasi politik
e.   Sarana Sosialisasi Politik

4. Sosialisasi  politik  adalah cara bagaimana  masyarakat  meneruskan kebudayaan poli- tiknya. Hal tersebut dikemukakan oleh .....
a.     Kenneth P. Langton
b.    Gabriel  A. Almond
c.     Richard E. Dawson
d.     Dennis Kavanagh
e.     Ramlan Surbakti

5.  Sosialisasi politik terhadap Undang-Undang Pramuka dilaksanakan kepada warga nega- ra Indonesia secara formal yang cocok adalah melalui .....
a.     Sekolah
b.     Masyarakat
c.      Partai politik
d.      Kesenian
e.      Karang taruna

Jawablah pertanyaan berikut dengan benar dan jelas.
  1. Apakah yang dimaksud sosialisasi politik?
  2. Uraikanlah mekanisme sosialisasi pengembangan budaya politik!
  3. Sebutkan 4 fungsi partai politik!
Referensi
  • Tim Penulis. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XI. Semarang: Pemkot Semarang.
  • Chotip, dkk. 2007. Kewarganegaraan 2 Menuju Masyarakat Madani. Jakarta: Yudhistira.
  • Budiyanto. 1999. Tata Negara Untuk SMA. Jakarta:  Erlangga. 
  • Tim Penyusun. 2012. LKS Pendidikan Kewarganegaraan Kelas XI. Semarang: MGMP.

Get free daily email updates!

Follow us!


Ditulis Oleh: Rochimudin ~ Untuk Pendidikan Indonesia

Artikel Modul Pentingnya Sosialisasi Politik Semoga bermanfaat. Terimakasih atas kunjungan dan kesediaan Anda membaca artikel ini. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar baik FB comment maupun comment di blog. Sebaiknya berikan comment selain di FB comment agar cepat teridentifikasi.

Artikel Berkaitan:

1 comment:

  1. terima kasih atas share pelajaran politiknya.. dan mohon izin image dipakai di http://ib.ayobai.org/2013/03/sosialisasi-gerakan-indonesia-bangkit.html
    terima kasih semoga sukses selalu

    ReplyDelete

    Enter your email address:

    Delivered by FeedBurner

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
//